Jangan Terkecoh! Ini Bedanya Laba dan Cuan di Emiten Saham
Pernah denger kabar:
“Perusahaan ini labanya gede, tapi kok tetep nyeret sahamnya?”
Atau sebaliknya:
“Perusahaan belum untung, tapi sahamnya cuan parah!”
Nah, ini gara-gara banyak investor yang masih bingung bedain laba (profit) sama cuan (cash) dalam konteks emiten. Padahal dua hal ini beda banget lho, meskipun sering dikira sama. Yuk, kita kupas bareng!
📊 1. Laba = Angka di Laporan
Laba itu adalah keuntungan secara akuntansi. Kamu bisa lihat angka ini di laporan laba rugi (income statement). Laba dihitung dari:
- Pendapatan (revenue),
- Dikurangi semua biaya (beban pokok, gaji, pajak, dll).
Laba bisa dibagi jadi beberapa jenis:
- Laba kotor
- Laba operasional
- Laba bersih (net profit)
Masalahnya, laba ini kadang belum tentu uangnya beneran udah masuk ke kas.
💰 2. Cuan = Duit Beneran yang Masuk
Cuan di sini maksudnya cash flow alias arus kas. Ini duit asli yang masuk ke rekening perusahaan, hasil dari:
- Penjualan barang/jasa,
- Bayaran dari pelanggan,
- Dividen dari anak usaha, dll.
Jadi kalau ngomongin “perusahaan ini cuan”, pastikan dulu arus kas dari operasinya positif dan stabil.
⚠️ 3. Laba Bisa Bohong, Cash Nggak Bisa
Kadang perusahaan lapor laba gede, padahal duitnya belum masuk karena:
- Masih piutang (belum ditransfer pelanggan),
- Ada penyesuaian akuntansi (misal revaluasi aset),
- Laba dari transaksi non-operasional.
Kasus klasik: Laba tinggi tapi arus kas operasional minus
Artinya? Perusahaan cuma “untung di atas kertas”.
💸 4. Cuan = Nyawa Bisnis
Buat investor cerdas, arus kas lebih penting daripada laba. Karena:
- Bayar utang? Butuh cash.
- Bayar gaji? Butuh cash.
- Bagi dividen? Harus ada cash.
Banyak bisnis yang bangkrut meskipun laba kelihatan bagus, cuma karena cash flow-nya jeblok.
📈 5. Contoh Kasus Nyata
-
Perusahaan A lapor laba bersih Rp500 miliar, tapi arus kas operasional minus.
➡️ Artinya, laba itu belum jadi duit nyata. Hati-hati! -
Perusahaan B belum untung (rugi bersih), tapi cash flow-nya positif dan stabil.
➡️ Ini bisa jadi perusahaan dalam masa investasi/ekspansi, dan berpotensi cuan di masa depan.
🧠 Kesimpulan:
Laba = untung di atas kertas.
Cuan = duit nyata yang bisa dipakai.
Kalau kamu mau jadi investor jangka panjang yang cerdas, jangan cuma tergiur angka “laba bersih” gede. Selalu cek juga laporan arus kas-nya. Karena ujung-ujungnya, yang bikin perusahaan hidup itu bukan angka, tapi duit beneran yang bisa dipakai buat jalanin bisnis.