1. Yossy Girsang
  2. Pemula
  3. Mengapa harus memulai investasi dengan dana kecil?

Artikel

5Mar 2018

Mengapa harus memulai investasi dengan dana kecil?

Screen Shot 2018-03-05 at 13.28.57

Banyak dari kita yang berpikir bahwa untuk memulai investasi sebaiknya menunggu hingga uang kita cukup besar.

Berdasarkan pengalaman saya, pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Mengapa?

Ada beberapa alasan penting mengapa kita justru perlu memulai investasi dengan uang kecil. Uang kecil di sini yang saya maksudkan berkisar di 5 hingga 10 juta rupiah.

  1. Dalam investasi tentunya kita berharap ada return yang diharapkan misalnya 10% per tahun atau lebih. Semakin besar return yang diharapkan tentu semakin besar pula resiko yang perlu ditanggung. Resiko disini berupa kemungkinan investasi berbalik arah dan mengalami penuruan. Anda bisa bayangkan jika Anda berinvestasi langsung dengan modal besar misalnya 1 milyar rupiah, dan ternyata setelah berjalan sekian bulan, investasi Anda turun sebesar 4% misalkan karena terjadi kondisi ekonomi yang kurang baik. Itu artinya Anda pada saat itu memiliki potensi kerugian 40 juta rupiah. Dimana dalam situasi ini, buat seorang pemula tentu tidak mudah. Anda akan mulai berpikir negatif, sekiranya uang 40 juta itu Anda gunakan untuk membeli sepeda motor  atau untuk membayar uang sekolah anak, atau untuk beli perhiasaan, padahal bisa jadi penurunan nilai investasi sebesar 4% itu sifatnya hanya sementara, tapi secara psikologi bisa membuat tidur Anda tidak nyenyak dan bahkan malah stress, tidak tenang bekerja dan beraktivitas. Namun jika Anda memulai dengan jumlah uang yang kecil misalnya 5 juta rupiah, maka penuruan 4% dari instrumen investasi Anda setara dengan 200 ribu rupiah. Jumlah uang yang masih cukup kecil, setara dengan biaya makan siang Anda bersama keluarga ketika weekend. Anda tidak kepikiran ketika sedang beraktivitas karena secara jumlah masih bisa Anda anggap kecil. Sangat penting bahwa ketika kita berinvestasi, secara psikologi tetap membuat kita tenang, tidak kepikiran dan tidak stress. Berinvestasi itu harus dijalani dengan enjoy, dinikmati dengan santai, karena prinsipnya adalah money works for us, uang yang bekerja untuk kita, jadi kita gak perlu repot. Itulah mengapa ketika Anda memulai investasi dari uang kecil jutaan rupiah lalu bertahap semakin besar hingga milyaran rupiah, pada dasarnya kita membangun mental yang siap untuk selalu berpikir positif dan jernih dalam mengambil keputusan berinvestasi.
  2. Hal yang kedua, keuntungan ketika Anda memulai investasi dengan uang kecil adalah, Anda benar-benar bisa menggunakan uang dingin Anda. Uang dingin maksudnya uang yang tidak akan Anda gunakan dalam jangka pendek misalnya di bawah 5 tahun. Mengapa ini perlu? Karena dalam investasi, kita perlu memiliki holding power, kemampuan kita untuk tidak menjual terburu-buru karena adanya keperluan mendadak. Banyak kasus terjadi, dimana rekan saya terpaksa menjual investasinya karena dana yang digunakan sebenarnya bukan uang dingin, misalnya uang untuk menikah yang akan dilangsungkan 1 tahun ke depan. Karena uang tersebut benar-benar dibutuhkan, seringkali produk investasinya terpaksa harus dijual padahal baru dibeli sebentar dan masih posisi turun, impactnya tentu jadi merugi.
  3. Hal terakhir adalah, dengan mulai berinvestasi dengan uang kecil, maka kita akan lebih menghargai proses. Sukses itu tidak instan, butuh waktu dan pengorbanan. Tentunya kita akan lebih menikmati ketika memulai awal berinvestasi dengan dana 5 juta rupiah, dan setelah 10 tahun bisa menjadi milyaran rupiah, mental kita akan terbentuk dengan baik untuk menghargai uang. Saya pribadi merasakan, ketika melihat portfolio investasi saya, ada kecenderungan saya justru berpikir sebisa mungkin penghasilan saya masuk sebanyak mungkin ke investasi, spending sebisa mungkin diatur agar tidak berlebihan. Saya lebih merasa bahagia ketika saya buka laptop dan melihat portofolio saya berisi dana 10 milyar rupiah daripada melihat garasi saya  berisi mobil mewah.