Category: Data Strategic

8 CARA AGAR TAK SALAH BELI SAHAM

Menghindari saham yang buruk merupakan strategi yang penting untuk mengurangi risiko dan melindungi portofolio investasi Anda. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda mengidentifikasi dan menghindari saham yang memiliki potensi buruk: Lakukan Penelitian Fundamental: Pelajari tentang fundamental perusahaan, seperti kinerja keuangan, pertumbuhan pendapatan, laba bersih, rasio utang, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi kesehatan finansial perusahaan. Perusahaan dengan fundamental yang buruk cenderung...

NASIB INVESTOR JIKA SAHAMNYA DELISTING

Ketika sebuah saham delisting, nasib uang investor tergantung pada beberapa faktor, termasuk alasan delisting dan struktur perusahaan yang terlibat. Berikut beberapa kemungkinan skenario yang mungkin terjadi: Pengembalian Modal: Jika sebuah perusahaan delisting karena diakuisisi atau merger, investor mungkin akan menerima pembayaran tunai atau saham pengganti sebagai pengembalian modal mereka sesuai dengan persyaratan transaksi tersebut. Biasanya, investor akan menerima pemberitahuan resmi...

INDIKATOR UMUM VOLATILITAS SAHAM

Indikator volatilitas saham digunakan untuk mengukur seberapa besar fluktuasi harga suatu saham dari waktu ke waktu. Volatilitas adalah ukuran statistik dari variasi harga saham dari nilai rata-ratanya dalam periode waktu tertentu. Beberapa indikator volatilitas saham yang umum digunakan meliputi: Rata-rata Pergerakan Harian (Average True Range – ATR): ATR mengukur fluktuasi harga suatu saham dengan menghitung kisaran pergerakan harian rata-rata selama...

CIRI LIKUIDITAS SAHAM YANG BAGUS

Saham dengan likuiditas yang bagus memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari saham dengan likuiditas rendah. Likuiditas mengacu pada kemampuan untuk dengan cepat membeli atau menjual saham tanpa mengganggu harga pasar secara signifikan. Beberapa ciri saham dengan likuiditas yang bagus termasuk: Volume Perdagangan Tinggi: Saham dengan likuiditas yang bagus biasanya memiliki volume perdagangan yang tinggi, artinya ada banyak pembeli dan penjual...

RISIKO INVESTOR JIKA EMITEN DELISTING

Risiko bagi investor ketika emiten delisting bisa cukup signifikan, tergantung pada situasi spesifiknya. Delisting adalah proses di mana saham sebuah perusahaan tidak lagi terdaftar untuk diperdagangkan di bursa efek. Beberapa risiko utama yang dihadapi investor dalam situasi ini antara lain: Kehilangan Likuiditas: Ketika sebuah saham delisting, likuiditasnya dapat menurun secara signifikan atau bahkan hilang sama sekali. Ini karena tidak ada...

CARA PILIH SEKURITAS MURAH

Memilih sekuritas yang murah adalah langkah penting dalam berinvestasi, tetapi penting juga untuk diingat bahwa murahnya sebuah sekuritas tidak selalu berarti itu merupakan investasi yang baik. Namun, jika Anda mencari sekuritas yang memiliki nilai yang baik dengan harga yang terjangkau, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan: Analisis Fundamental: Lakukan analisis fundamental terhadap perusahaan terkait. Perhatikan kesehatan keuangan, kinerja...

ISTILAH MARKET MAKER DI PASAR SAHAM

Market maker adalah entitas, sering kali adalah perusahaan sekuritas atau lembaga keuangan, yang secara aktif membuat pasar untuk suatu instrumen keuangan tertentu, seperti saham, obligasi, atau mata uang. Tugas utama market maker adalah menyediakan likuiditas di pasar dengan selalu siap membeli atau menjual instrumen keuangan yang mereka perdagangkan. Berikut adalah beberapa karakteristik dan fungsi market maker di pasar saham: Menyediakan...

EFEK JANGKA PANJANG BUYBACK SAHAM

Efek jangka panjang dari buyback saham dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi pasar, alasan di balik buyback, dan bagaimana buyback tersebut diimplementasikan. Berikut adalah beberapa efek jangka panjang yang mungkin terjadi: Peningkatan EPS: Buyback saham dapat meningkatkan laba per saham (earnings per share, EPS) dengan mengurangi jumlah saham beredar. Ini bisa membuat saham menjadi lebih menarik bagi investor...

YANG TERJADI PADA INVESTOR JIKA EMITEN BUYBACK SAHAM

Keuntungan atau kerugian bagi investor tergantung pada berbagai faktor, termasuk harga di mana buyback dilakukan, efek jangka panjang dari kebijakan buyback tersebut, dan kondisi pasar secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa skenario yang mungkin terjadi: Buyback dilakukan di harga yang rendah: Jika emiten berhasil melakukan buyback saham di harga yang jauh lebih rendah dari nilai intrinsik perusahaan, ini bisa menguntungkan pemegang...

ALASAN EMITEN BUYBACK SAHAM

Emitten bisa melakukan buyback saham karena beberapa alasan strategis, termasuk: Mengindikasikan Nilai Saham yang Rendah: Saat saham perusahaan diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya, melakukan buyback bisa dianggap sebagai tindakan untuk menunjukkan bahwa manajemen percaya saham perusahaan itu sendiri undervalued. Ini dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Mengelola Modal dan Struktur Modal: Buyback saham dapat membantu perusahaan mengelola...