Tag: Emiten

DAFTAR EMITEN SEKTOR TEKNOLOGI

Berikut adalah beberapa emiten di sektor teknologi yang terdaftar di pasar saham Indonesia: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Meskipun bukan perusahaan teknologi murni, Telkom memiliki anak perusahaan di bidang teknologi informasi dan komunikasi seperti PT Telkom Metra, PT Sigma Cipta Caraka, dan lain-lain. PT Indosat Tbk (ISAT) – Provider layanan telekomunikasi yang juga terlibat dalam teknologi informasi dan komunikasi....

CIRI EMITEN JARANG TEBAR DIVIDEN

Saham-saham yang tidak membayar dividen atau jarang membagikan dividen biasanya memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dari saham-saham yang secara rutin membagikan dividen. Berikut adalah beberapa ciri umum saham yang tidak atau jarang membagikan dividen: Fokus pada Pertumbuhan: Perusahaan yang masih dalam tahap pertumbuhan yang pesat cenderung memilih untuk memanfaatkan keuntungan mereka untuk membiayai investasi dan ekspansi bisnis daripada membagikan dividen...

RASIO KEUNTUNGAN YANG SEHAT EMITEN

Rasio keuangan yang sehat adalah ukuran yang penting bagi investor untuk mengevaluasi kesehatan keuangan suatu emiten. Beberapa rasio keuangan yang umum digunakan untuk menilai kesehatan keuangan suatu perusahaan antara lain: Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt-to-Equity Ratio): Rasio ini mengukur seberapa besar perusahaan membiayai asetnya dengan utang dibandingkan dengan ekuitas. Semakin rendah rasio ini, semakin sedikit perusahaan bergantung pada utang untuk...

CARA PAHAMI RISET EMITEN

Memahami riset emiten saham merupakan keterampilan penting bagi investor yang ingin membuat keputusan investasi yang cerdas dan terinformasi. Berikut adalah beberapa langkah untuk memahami riset emiten saham: Identifikasi Sumber Informasi: Cari sumber informasi yang tepercaya untuk riset emiten saham. Ini bisa mencakup laporan analis keuangan, laporan keuangan perusahaan, publikasi industri, situs web keuangan, dan platform perdagangan online. Analisis Fundamental: Pelajari...

8 CIRI LAPORAN KEUANGAN EMITEN TAK JUJUR

Manipulasi dalam laporan keuangan emiten adalah tindakan yang tidak etis dan seringkali ilegal, yang bertujuan untuk menyesatkan para investor tentang kondisi sebenarnya dari perusahaan tersebut. Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang mungkin menunjukkan adanya manipulasi dalam laporan keuangan sebuah emiten: Kinerja yang konsisten dan terlalu baik: Laporan keuangan yang menunjukkan pertumbuhan atau kinerja yang terlalu baik secara konsisten tanpa adanya penjelasan...

INDIKATOR UTANG EMITEN TAK WAJAR

Indikator utang yang tak wajar pada emiten dapat menjadi sinyal peringatan bagi investor tentang potensi masalah keuangan atau manajemen. Beberapa indikator yang perlu diperhatikan adalah: Rasio Utang Terhadap Ekuitas yang Tinggi: Rasio utang terhadap ekuitas yang tinggi menunjukkan bahwa emiten menggunakan tingkat utang yang signifikan untuk mendanai operasinya. Jika rasio ini terlalu tinggi, itu dapat menunjukkan risiko keuangan yang tinggi...

RAGAM JENIS UTANG EMITEN

Emittent saham biasanya memperoleh dana dengan menerbitkan berbagai jenis utang. Berikut adalah beberapa jenis utang yang umumnya diterbitkan oleh emiten saham: Obligasi Korporasi: Obligasi korporasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana. Pemegang obligasi memiliki klaim atas pembayaran bunga secara berkala dan pengembalian pokok pada tanggal jatuh tempo. Obligasi korporasi dapat memiliki berbagai struktur dan tingkat risiko...

RISIKO INVESTOR JIKA EMITEN DELISTING

Risiko bagi investor ketika emiten delisting bisa cukup signifikan, tergantung pada situasi spesifiknya. Delisting adalah proses di mana saham sebuah perusahaan tidak lagi terdaftar untuk diperdagangkan di bursa efek. Beberapa risiko utama yang dihadapi investor dalam situasi ini antara lain: Kehilangan Likuiditas: Ketika sebuah saham delisting, likuiditasnya dapat menurun secara signifikan atau bahkan hilang sama sekali. Ini karena tidak ada...

YANG TERJADI PADA INVESTOR JIKA EMITEN BUYBACK SAHAM

Keuntungan atau kerugian bagi investor tergantung pada berbagai faktor, termasuk harga di mana buyback dilakukan, efek jangka panjang dari kebijakan buyback tersebut, dan kondisi pasar secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa skenario yang mungkin terjadi: Buyback dilakukan di harga yang rendah: Jika emiten berhasil melakukan buyback saham di harga yang jauh lebih rendah dari nilai intrinsik perusahaan, ini bisa menguntungkan pemegang...

ALASAN EMITEN BUYBACK SAHAM

Emitten bisa melakukan buyback saham karena beberapa alasan strategis, termasuk: Mengindikasikan Nilai Saham yang Rendah: Saat saham perusahaan diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya, melakukan buyback bisa dianggap sebagai tindakan untuk menunjukkan bahwa manajemen percaya saham perusahaan itu sendiri undervalued. Ini dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Mengelola Modal dan Struktur Modal: Buyback saham dapat membantu perusahaan mengelola...